Artikel ini adalah di khususkan unntuk mencatat kegiatan port scanning dan ping terhadap reouter kita
Cara kerja daemon ini adalah dengan mencatat log yang terdapat pada iptables ke file /var/log/ulogd.sylogemu.

Biasanya log yang tidak menggunakan ulogd akan di memenuhi log “dmesg”. Maka dengan ulogd, log-log yang di buat pada rule iptables akan dialihkan ke log-nya ulogd. Aku menginstall ulogd ini di mesin Slackware10 dengan kernel 2.6.8. Tidak ada larangan apapun dalam dukumen ini, silahkan di copy paste ke manapun dengan tujuan pengetahuan untuk bersama, sebab mengenai ini pun saya dapatkan dari hasil googling. Oke langsung aja ya,


1. Persiapan

Login dari level user biasa ke root, disarankan jangan menjalankan command “su” secara langsung. Biasakan untuk selalu mengetik command tersebut langsung dari nama path-nya, yaitu “/bin/su”. Dengan mengetik full pathname, berarti anda menjalankan program su langsung dari sumbernya. Metode ini sangat penting guna memproteksi passwd Superuser dari penyadapan program2 Trojan Horse. Selanjutnya masuk ke direktory temporari tempat biasanya anda meng-install tool-tool. Saya biasanya meletakkan di /tmp/installer, lalu download dan compile tool tersebut.

[sysadmin@router1]$ /bin/su root

[root@router1]# mkdir /tmp/installer

[root@router1]# cd /tmp/installer

[root@router1]# wget -c http://freshmeat.net/redir/ulogd/10896/url_bz2/ulogd-1.02.tar.bz2

[root@router1]# bunzip2 ulogd-1.02.tar.bz2

[root@router1]# tar -xf ulogd-1.02.tar

[root@router1]# cd ulogd-1.02

Disini kita akan melakukan perubahan sedikit path pada file configure karena pada configurasi default sama sekali logging iptables tidak akan ter-log.

Konfigurasi path default nya seperti ini :

/usr/local/sbin/ulogd <== file executie

/usr/local/etc/ulogd.conf <== file konfigurasi

/var/log/ulog.log <== log kondisi daemond

/var/log/ulog.syslogemu <== log laporan iptables

Caranya dengan mengedit file configure

# — ubah menjadi seperti ini —

bindir=’/bin’

sbindir=’/sbin’

libexecdir=’/libexec’

datadir=’/share’

sysconfdir=’/etc’

sharedstatedir=’/com’

localstatedir=’/var’

libdir=’/lib’

includedir=’/include’

oldincludedir=’/usr/include’

infodir=’/info’

mandir=’/man’

Compile Source nya

[root@router1]# ./configure

[root@router1]# make

[root@router1]# make install

Setelah berhasil di install maka file2 penting ulogd akan terletak di direktori :

/sbin/ulogd <== file executie

/etc/ulogd.conf <== file konfigurasi

Lalu jalankan daemon ulogd

[root@router1]# /sbin/ulogd -c /etc/ulogd.conf &

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `raw’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `oob’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `ip’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `tcp’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `icmp’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `udp’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:300 registering interpreter `ahesp’

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <5> ulogd.c:355 registering output `syslogemu’

Lihat apakah ulogd anda sudah berjalan

[root@router1]# ps ax|grep ulogd

5858 pts/0 S 0:00 /sbin/ulogd -c /etc/ulogd.conf

[root@router1]# tail -f /var/log/ulogd.log

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <3> ulogd.c:479 ulogd Version 1.01 starting

Fri Sep 3 13:44:04 2004 <5> ulogd.c:696 initialization finished, entering main loop

Oke …….. sekarang daemon ulogd anda sudah jalan ………

Agar dapat dijalankan setiap mesin anda booting maka dapat ditambahkan di rc.local
[root@router1] echo “/sbin/ulogd -c /etc/ulogd.conf &” >> /etc/rc.d.rc.local

2. Konfigurasi Kernel dan Module

Agar kernel anda support dengan iptables maka terlebih dahulu harus mengaktifkan

config option CONFIG_IP_NF_TARGET_ULOG pada netfilter dengan me-recompile kernel

atau hanya me-recompile module netfilter

[root@router1] cd /usr/src/linux-2.6.7/

[root@router1] make modules SUBDIRS=net/ipv4/netfilter

[root@router1] make modules_install

3. Membuat rule log iptables

Berhubung saya menggunakan distro Slackware, maka rule iptables-nya diletakkin pada /etc/rc.d/rc.firewall

sedangkan untuk distro RedHat dapat diketikkan langsung pada console dan akan tersimpan otomatis pada /etc/sysconfig/iptables

/usr/sbin/iptables -A INPUT -p icmp –icmp-type “echo-request” -m limit –limit 5/minute -j ULOG –ulog-prefix ‘< Ping Scan >’

/usr/sbin/iptables -A in_tcp -p tcp –tcp-flags SYN,ACK,FIN,RST RST -m limit –limit 1/s –limit-burst 5 -j ULOG –ulog-level \

–ulog-pre fix ‘< Stealth Scan >’

/usr/sbin/iptables -A in_tcp -p tcp –tcp-flags ALL FIN,URG,PSH -m limit –limit 5/m -j ULOG –ulog-level –ulog-prefix \

‘< XMAS Scan >’

/usr/sbin/iptables -A in_tcp -p tcp –tcp-flags SYN,RST SYN,RST -m limit –limit 5/m -j ULOG –ulog-level –ulog-prefix \

‘< SYN/RST Scan>’

/usr/sbin/iptables -A in_tcp -p tcp –tcp-flags SYN,FIN SYN,FIN -m limit –limit 5/m -j ULOG –ulog-level –ulog-prefix \

‘< SYN/FIN Scan>’

Restart iptables anda, untuk mesin Slackware
[root@router1]# /etc/rc.d/rc.inet2 restart

Untuk mesin Redhat

[root@router1]# /etc/inet.d/iptables save

[root@router1]# /etc/inet.d/iptables restart

4. Mengetes logging iptables

Setelah ulogd di running kan dan iptables direstart …….. saat nya anda mengetest loging tersebut ………..

Sample yang saya buat adalah dimana mesin router1 (192.168.0.2) di Ping oleh Win2003 server (192.168.0.1)

dan port scanner dari Notebook (192.168.3.37)

Ping yang dilakukan oleh Win2003 Server

*==========================================

Welcome to Microsoft Telnet Server.

*==========================================

C:\Documents and Settings\Administrator>ping 192.168.0.2

Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=64

Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=64

Ping statistics for 192.168.0.2:

Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),

Approximate round trip times in milli-seconds:

Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

Kemudian lihat hasil logging iptablesnya :

[root@router1]# tail -f /var/log/ulogd.syslogemu

Sep 3 13:55:46 ns1 < Ping Scan > IN=eth0 OUT= MAC=00:80:48:11:c2:d7:00:c1:28:01:ce:2f:08:00 src=192.168.0.1 \

DST=192.168.0.2 LEN=60 TOS=00 PREC=0x00 TTL=128 ID=433 PROTO=ICMP TYPE=8 CODE=0 ID=512 SEQ=256

Sep 3 13:55:47 ns1 < Ping Scan > IN=eth0 OUT= MAC=00:80:48:11:c2:d7:00:c1:28:01:ce:2f:08:00 src=192.168.0.1 \

DST=192.168.0.2 LEN=60 TOS=00 PREC=0x00 TTL=128 ID=435 PROTO=ICMP TYPE=8 CODE=0 ID=512 SEQ=512

Port Scanning dari IP 192.168.3.37

[root@norjik]# nmap -v http://www.imanibbi.ac.id

Starting nmap 3.50 ( http://www.insecure.org/nmap/ ) at 2004-09-03 13:51 WIT

Host ns1.imanibbi.ac.id (192.168.2.1) appears to be up … good.

Initiating SYN Stealth Scan against ns1.imanibbi.ac.id (192.168.2.1) at 13:51

Kemudian lihat lagi hasil logging iptablesnya :

[root@router1]# tail -f /var/log/ulogd.syslogemu

Sep 3 14:01:17 ns1 < Stealth Scan > IN=eth2 OUT= MAC=00:80:48:17:0d:57:00:80:48:17:0d:4a:08:00

src=192.168.3.37 DST=192.168.2.1 LEN=40 TOS=00 PREC=0x00 TTL=63 ID=230 DF PROTO=TCP SPT=36344 DPT=79

SEQ=138215714 ACK=0 WINDOW=0 RST URGP=0

Dari hasil logging diatas kelihatan bahwa ip 192.168.0.1 dan 192.168.3.37 masing-masing telah melakukan ping dan port scanning.

Konfigurasi yang membuat pusing kepala, tapi nikmat kalau sudah sukses. Silahkan berexperiment dan mohon sharenya ya kalau ada pengalaman lain yang menghebohkan.
Trim’s