Apakah anda tahu perbedaan Windows dan Linux? Ada yang bilang, Linux itu gratis, dan Windows tidak gratis. Jawaban itu tidak sepenuhnya salah, tapi tidak bisa dianggap bener juga. Itu jawaban ngawur yang nggak tahu apa-apa bedanya Windows dan Linux.
Windows dan Linux termasuk nama-nama merek dalam Sistem Operasi. Selain kedua nama tersebut, kita mengenal merek lain dari Sistem Operasi, yaitu Unix, MacOS, DOS, OS/2 Warp, Novell, Palm dan masih banyak lagi. Dinamakan sistem operasi karena memang fungsinya sebagai sistem dasar yang akan mengoperasikan sebuah komputer. Ilustrasinya seperti mesin mobil dalam sistem kerja mobil. Mesin mobil inilah yang menjadi sistem operasinya.

Kembali ke urusan gratis atau tidak. Perbedaan Windows dan Linux bukan terletak gratis atau tidaknya sistem operasi itu. Bukan! Bukan terletak pada nilai kapitalnya. Kalau anda ingin mendapatkan Windows atau Linux, anda harus beli di toko Komputer, dan itu harus bayar. Kecuali anda mau digebukin satpam karena ngotot tidak mau bayar beli CD Linux dengan alasan, “Katanya linux gratis pak!”. Hehehe

Kalaupun anda mau sedikit membajak dan melanggar UU Hak Cipta, dengan pergi ke warnet trus copy CD, itupun anda harus keluar uang. Minimal beli CDnya bayar pake uang, burn CD-nya juga bayar. Tidak seperti Windows yang cukup 1 CD, untuk menginstall Linux, anda perlu berkeping-keping CD. Jadi tidak ada yang benar-benar gratis.

Yang dimaksud dengan gratis adalah lisensi untuk menggunakan Sistem Operasi itu. Ya benar, untuk menggunakan sebuah software, anda perlu ijin dulu sama programmernya. Nah ijin yang dimaksud adalah cukup dengan membayar lisensi penggunaan Softwarenya. Misale kalau mau install Windows XP-Home di rumah, anda harus beli CD Orisinilnya dengan membayar 70 dollar amerika, atau sekitar 650rb. Sedangkan XP-Profesional kira-kira 1,4 juta rupiah. Dengan membeli CD Orisinil, anda sudah mendapatkan lisensi (ijin menggunakannya).

Lha, kalau cuma copy CD atau beli di toko seharga 25.000 rupiah, itu cuma beli CD-nya doang. Belum ada lisensinya. Artinya itu ilegal dan bajakan. Ketahuan menggunakan CD bajakan, anda bisa dijerat dengan UU Hak Cipta, dengan penjara 6 bulan dan denda 750 juta rupiah.

Uang 25.000 yang anda bayar hanya untuk membayar kepakan CD dan harga produksi fisiknya saja. Untuk nilai intelektual yang harus dibayar dalam bentuk uang belum anda lakukan. Nilai intelektual itulah yang mahal, yang besarnya bisa mencapai 700.000 untuk Windows XP-Home.

Baik Windows maupun Linux dalam menggunakannya harus pake lisensinya. Bedanya, Windows harus bayar mahal, Linux tidak terlalu mahal. Tapi bukan berarti gratis. Memang ada beberapa Linux yang tidak perlu bayar lisensi sudah boleh dipake, tapi distribusinya nggak bisa seenaknya aja main copy CD. Anda harus menjaga nama pemilik lisensinya. Nggak bisa ngaku-ngaku. Dan yang tidak perlu bayar itu, adalah Linux-linux versi kuno. Yang versi canggihnya, rata-rata sudah harus bayar.

Perbedaan kedua Windows dan Linux adalah soal open-source atau tidaknya. Windows bukan open source, sedangkan Linux sangat open-source. Maksudnya source adalah kode sumber yang njelimet banget itu tuh. Nah kalau Linux, kode sumbernya dibagi-bagi, bisa di pelajari, bisa dikembangkan, bisa diganti bahasa sendiri –misal bahasa sunda– dan bisa bikin Linux versi sendiri. Misal Linux versi Yusuf Caesar. Hehehehe

Nah karena kode sumbernya sangat open, jadi kita tidak bisa seenaknya ganti lisensinya, kecuali memang sudah ada yang kita modifikasi. Diganti sendiri sih bisa… Tapi dosa! dan bisa dijerat juga dengan UU Hak Cipta. Udah dikasih gratis lisensi, masih ngaku-ngaku yang buat.

Sedangkan Windows, waduh.. pak Bill Gates bosnya Micoroft nggak pernah membuka kode sumbernya. Makanya, harga Windows masih mahal, karena kita nggak bisa mengembangkan sama-sekali. Kita sangat tergantung dengan microsoftnya.

So, sekarang sudah paham kan bedanya Windows dan Linux. Perbedaanya bukan di soal uang, tapi lisensi dan source. Jadi, tidak perlu lagi kita bicara soal gratis atau tidak. Nah sekarang mari kita tengok masing-masing sistem operasi di komputer kita. Bajakan atau bukan? Ingat, software bajakan adalah perbuatan kriminal dan termasuk kejahatan. Meskipun untuk alasan pendidikan dan kuliah.

Selamat berfikir kembali.

Referensi : Google & CyberMedia